Sunday, March 24, 2013

Mengapa ada wudhu sebelum sholat?

Di dalam berwudhu, sebagian anggota tubuh yang banyak memainkan peranan penting dalam kehidupan kita dicucikan. Jemari, mulut, telinga, kepala, tangan, dan kaki, semuanya diwudhukan.

Anggota tubuh tersebut merupakan suatu kesatuan dalam kehidupan. Umpamanya, tangan mau menjangkau barang dikamar sebelah. Tapi kalau kaki tidak bergerak, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Selanjutnya, biarpun tangan bisa bergerak, kaki pun bisa bergerak, kalau tidak ada rencana dengan kepala, kita pun tidak bisa berbuat apa-apa. Semuanya harus direncanakan.

Kepala tadi disapu sewaktu kita berwudhu supaya pikiran kita menjadi sejuk, supaya hati kita menjadi bening. Telinga dibersihkan, mata dibersihkan, mulut dibersihkan, kedua tangan dibersihkan. Tangan merupakan anggota yang banyak digunakan dakam aktivitas kita sehari-hari dibantu dengan kaki, ditambah mulut yang berbicara dan berdialog, ditambah kepala yang merancang. Itu semuanya sudah dibasuh ketika kita berwudhu. 

Mengapa perut tidak dibasuh? Karena tidak ada peranannya. Perut itu tahunya cuma makan saja, tidak ada apa-apanya, sehingga tidak dibasuh. Adapun yang banyak berperan yaitu : mulut, telinga yang mendengar, mata yang melihat, semuanya sudah dibersihkan. Tangan yang mengambil, beserta kaki yang membawa kita kesana-kemari telah dibersihkan pula. Begitu juga dengan muka kita, ada mata, hidung, mulut, kemudian juga kepala yang memangku otak. Semua yang berperan dalam kehidupan kita sudah dibersihkan.

Nah ternyata anggota tubuh kita yang paling memainkan peranan dalam sholat pun justru adalah yang kita bersihkan dalam wudhu itu.

Tidak bisa berdiri? Duduk. Yang bisa membuat kita tegak dihadapan Allah adalah kaki. Yang digerakkan pada waktu takbir adalah tangan. Tangga pun digunakan pada waktu sujud. Mata dipakai untuk melihat bersih-tidaknya, qiblatnya, jenis kelamin imamnya (Lelaki tidak boleh beriman kepada perempuan-kan?). Telinga berfungsi untuk mendengar kefasihan bacaan. Mulut yang akan dipakai untuk membaca dibersihkan terlebih dahulu dengan berkumur-kumur.

Sekarang bagaimana dengan indera penciuman kita? Apakah dia juga memainkan peranannya?

Pada waktu kita berwudhu, kata hidung, “Saya yang paling berjasa, sebab kamu tidak bisa membedakan antara air yang berubah atau tidak. “ ( Jika baunya berubah, maka itu menjadi mutanajis). Sementara itu, “Saya yang memainkan peranannya,” kata mata. “Saya yang melihat berubah-tidaknya. “Jadi semuanya memainkan peranannya.

Begitulah hikmah pertama megapa kita berwudhu dengan empat anggota tubuh. Sebabnya, empat anggota tubuh tadi itulah yang terpenting dalam aktivitas seseorang.

Dalam perputaran waktu 24 Jam sampai sepanjang hidup, yang paling memainkan peranannya secara khasnya ialah kepala. Makanya, kepala jangan hanya dibasuh depannya. Basuh semuanya dan ini sunahnya menyapu keseluruhan kepala. Kalau depannya saja, kenanya hanya sedikit sehingga nanti dalam mengerjakan sholat timbul pikiran macam-macam. Agar pikirannya bening, hatinya bening, kontak hati dengan kepala, maka kepala harus disapu semuanya. Dengan demikian ketika semuanya sudah disejukkan dan disapu dengan ibadah, hatinya atau perasaannya menjadi bening. Insya Allah

Hikmah yang lain mengapa kita berwudhu dengan empat anggota tubuh tersebut adalah bahwa empat anggota itulah yang paling memainkan peranan dalam sholat. Nabi kita bersabda dalam sebuah hadits yang artinya :
  Saya diperintahkan sujud dengan tujuh anggota, dua telapak kaki, dua lutut, dua telapak tangan.
Anggota tubuh ini semuanya tercuci.

Artikel Terkait

Ditulis Oleh : Joko Rahmady Hari: 3:35 AM Kategori:

Penulis : Joko Rahmady ~ Sebuah blog yang menyediakan informasi ~

Artikel Mengapa ada wudhu sebelum sholat? Di Tulis Oleh Joko Rahmady Pada Hari Sunday, March 24, 2013. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Saran kritik kami terima, bisa lewat komentar
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan.
Disarankan berkomentar di Comment Blog
Kritik Saran dan Tambahan kami tunggu ..

Terima Kasih (Jazakallah)