Wednesday, April 10, 2013

Kemaksiatan Menghalagi Diri Dari Cahaya Allah dan Islam

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Bismillah ..

Aku telah mengadu kepada waki’ mengenai buruknya hafalanku, 

lalu ia menasehatiku untuk meninggalkan kemaksiatan.


Dan ia juga memberitahu kepadaku bahwa ilmu itu adalah cahaya.


Dan cahaya Allah tidak akan di berikan kepada orang-orang yang melakukan kemaksiatan.

Itulah sya’ir Imam Syafi’i. Lewat sya’ir tersebut, Imam Syafi’i ingin mengajak kepada para pencari ilmu dan semua manusia di seluruh bumi ini agar segera meninggalkan segala kemaksiatan. Sebab, kemaksiatan akan menghalangi diri dari cahaya Allah.

Allah berfirman dalam al-Qur’an yang artinya:  “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[1039], yang di dalamnya ada pelita besar. pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)[1040], yang minyaknya (saja) Hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.(QS.An-Nuur : 35)

Kemaksiatan dapat menjadikan orang lalai mengingat Allah, dan susah menerima sesuatu yang baik di dalam dirinya. Sesungguhnya Allah adalah baik (thoyyib), dan tidak menerima, kecuali yang baik.  Jika seseorang lalai dalam mengingat Allah, maka dia akan menjadikan hawa nafsunya (amarah) sebagai teman. Pada akhirnya ia terbujuk dalam godaan syaitan.

Islam juga mengajarkan kita tentang akibat dan bahaya maksiat. Islam pun memberitahukan kita mengenai larangan-larangan, perintah-perintah, begitupula tentang kelalaian. Itu semua sudah dicantumkan di dalam al-Qur’an, dan itu menandakan betapa besar bentuk kasih sayang Allah kepada hambanya, dan Insya Allah kita semua mendapatkan cahaya dari Allah swt
Saudaraku, di antara perbuatan yang menyebabkan seseorang jauh dari cahaya Allah maupun lindungan-Nya, sebagaimana yang kita sempat dengar dan mungkin lihat, yaitu kasus pornografi, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, aborsi, dan kenakalan remaja lain, yang dapat melemahkan aqidah dan tauhid dalam diri pelaku.

Oleh karena itu, marilah kira mengembalikan hakikat keislaman kita. Sebab, Islam adalah agama yang syumuliyah dan mutakaamil.Syumuliyah dalam artian  menyeluruh, sedangkan mutakaamil dalam artian sempurna. Islam adalah agama yang telah diridhoi Allah swt. Oleh karena itujangan pernah mengatakan, semua agama benar.  Perkataan seperti ini harus diwaspadai, karena bisa menjadikan orang murtad tanpa disengaja.

Allah berfirman yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui”.(QS.Al- Maaidah : 54)


Bukankah kita bangga bahwa Islam adalah agama yang diridhoi oleh Allah, sebagaimana firman Allah dalam al-Qur’an yang artinya: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa[398] karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.(QS. Al- Maaidah : 3)

Islam adalah satu-satunya agama sekaligus sebuah pandangan hidup yang mulia. Selain memiliki serangkaian tatanan ibadah, Islam juga memiliki solusi-solusi dalam segala permasalahannya. Perangkatnya begitu lengkap, mulai dari mengurusi masalah aqidah dan ibadah, kehidupan rumah tangga, adab bertetangga, ekonomi, politik, tata negara, militer, pendidikan, politik luar negri, dan termasuk pengaturan pergaulan laki-laki dan perempuan.

Hanya Islam yang memiliki landasan aqidah yang dapat diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari. Akidah adalah hal yang paling ditakuti oleh negara-negara Barat kini. Keindahan hidup di bawah naungan Islam harusnya menjadi dambaan kita semua. Kita akan menyelamatkan generasi kita dari kehancuran dan kepunahan. Sudah saatnya kita peduli dan menjadi bagian dari perubahan, memenuhi seruan Allah untuk kembali kepada Islam sebagai landasan hidup, dan Insya Allah senantiasa mendapatkan cahaya dari Allah swt. Waffaqumullah jamii’an.

sumber : salingsapa.com

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Artikel Terkait

Ditulis Oleh : Joko Rahmady Hari: 10:53 AM Kategori:

Penulis : Joko Rahmady ~ Sebuah blog yang menyediakan informasi ~

Artikel Kemaksiatan Menghalagi Diri Dari Cahaya Allah dan Islam Di Tulis Oleh Joko Rahmady Pada Hari Wednesday, April 10, 2013. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Saran kritik kami terima, bisa lewat komentar
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan.
Disarankan berkomentar di Comment Blog
Kritik Saran dan Tambahan kami tunggu ..

Terima Kasih (Jazakallah)