Saturday, April 13, 2013

Penyakit Hati


Ditulis oleh : Hassan Syarif


Islam menjelaskan bahwa tubuh kita ini terdiri atas dua unsur jasmani dan unsur rohani. Unsur jasmani (jasad) dapat terlihat dan diketahui oleh mata, sedangkan unsur rohani hanya dapat diketahui melalui persaan. Didalam suatu hadits dikatakan bahwa didalam tubuh seseorang terdpat segumpal daging. Apabila daging ini baik maka baiklah seluruh tubuh daging tersebut. Yaitu hati. 

Dari hadits menjelaskan kita bahwa hati adalah unsur rohani yang perlu kita jaga agar tidak merusak seluruh tubuh kita. Ada beberapa penyakit hati yang harus kita hindari antara lain :

1.      Sifat Iri
Iri artinya tidak senang orang lain apabila memperoleh nikmat.  Biasanya sifat iri ini selalu dibarengi sengan sifat dengki. Sifat iri dalam kehidupan sehari-hari ini sangat banyak sasarannya antara lain iri terhadap tetangga yang kaya, atau iri terhadap orang lain yang sukses dalam usaha dan sebagainya.
Sifat iri ini sangat dicela dalam ajaran islam, karena sifat iri ini sanga mengganggu ketentraman jiwa dan bahkan dapat menimbulkan pertengkaran satu dengan yang lainnya.

2.      Dengki
Dengki adala salah satu sifat yang tidak terpuji dan harus dihindari oleh kita dala kehidupan sehari-hari. Arti dengki adalah berusaha menghilangkan nikmat yang telah diperoleh seseorang.
Maka dari itu harus dihindarkan sifat dengki dan rasa sombong, baik sombong karena orang tuany kaya, mempunyai jabatan yang tinggi dan karena merasa pintar.

3.      Hasud
Dalam bahasa arab hasud berarti dengki, tapi dalam kegiatannya hasud itu adalah tindak lanjut dari sifat dengki. Sebagaimana dalam pada penjelasan diatas bahwa dengki itu adalah berusaha menghilangkan nikmat yang diperoleh seseorang, menghilangka nikmat tersebut  dengan bermacam-macam cara antara lain menghasud.

4.      Fitnah
Sifat lain yang dimurkai oleh Allah SWT adalah sifat suka memfitnah. Memfitnah adalah sifat tercela yaitu haram hukumnya.
Fitnah artinya menyebarkan rahasia (aib) seseorang kepada orang lain padahal orang itu tidak pernah melakukannya. Fitnah ini adalah merupakan tindak lanjut dari sifat dengki.
Dalam salah satu hadits Rasulullah SAW bersabda yang artinya : 

“ Tidak akan masuk surga orang yang suka menyebarkan fitnah “ (H.R Bukhari)

Dari hadits tersebut memberi pelajaran kepada kita bahwa memfitnah dan mengungkapkan aib orang lain adalah tercela dala ajaran islam.

5.      Buruk Sangka
Agama islam adalah ajaran yang mensucikan manusia dari penyakit lahir dan batin. Sedangkan buruk sangka adalah salah satu penyakit batin (hati) hukumnya haram, dan dapat merusak pergaulan dalam masyarakat. Didalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 12 Allah berfirman yang artinya :

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

Ayat diatas memberi pelajaran kepada kita bahwa Allah melarang orang-orang yang beriman agar menjauhi diri dari prasangka buruk terhadap orang mukmin, apabila mendengar pembicaraan seseorang mukmin, maka harus ditanggapi dengan baik dan jangan salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan prasangka buruk.

6.      Khianat
Sifat khianat adalah salah satu sifat tercela dalam ajaran islam. Sifat ini sangat dibenci dan bahkan diharamkan. Khianat artinya menyia-nyiakan kepercayaan orang lain.
Contohnya antara lain orang yang menyerahkan sesuatu  yang perlu dijaga.
Dalam surat Al-Anfal ayat 27 dan 28 Allah berfirman yang artinya :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.”

Ayat diatas memberi pelajaran bagi kita bahwa Allah menyerukan kaum muslimin agar tidak mengkhianati Allah  dan Rasul-Nya dengan cara mengabaikan kewajiban dan melakukan larangan-Nya.

Mungkin itu beberapa penyakit hati yang biasa melanda diri kita. Memang sulit untuk menghindarinya, akan tetapi setidaknya kita sebagai orang muslim berusaha untuk menghilangkan penyakit hati tersebut dengan jalan mndekatkan diri kepada Allah.

Yang sudah terlanjur, mari kita bertaubat dan meminta ampunan dan perlindungan kepada Allah agar terhindar dari penyakit hati diatas.
Semoga kita bisa menghindari penyakit hati tersebut . Insya Allah

Artikel Terkait

Ditulis Oleh : Joko Rahmady Hari: 9:14 PM Kategori:

Penulis : Joko Rahmady ~ Sebuah blog yang menyediakan informasi ~

Artikel Penyakit Hati Di Tulis Oleh Joko Rahmady Pada Hari Saturday, April 13, 2013. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Saran kritik kami terima, bisa lewat komentar
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan.
Disarankan berkomentar di Comment Blog
Kritik Saran dan Tambahan kami tunggu ..

Terima Kasih (Jazakallah)